Khae Paen, Cemilan Khas Sungai Mekong

Bagi mereka yang doyan menyantap Onigiri –nasi ketan bentuk segitiga dibungkus nori alias rumput laut—khas Jepang, rasanya tak perlu waktu lama buat jatuh cinta pada Khai Paen [atau kadang ditulis sebagai Khai Pun].

(c) ukirsari

Bahan dasarnya semacam rumput laut asal sungai [river moss] yang banyak ditemukan di sela bebatuan Sungai Mekong dan Sungai Nam Khan –cabang dari Sungai Mekong di Luang Prabang. Moss ini dikumpulkan dan dicuci bersih, lalu dibubuhi potongan bawang putih dan tomat serta dijemur di atas wadah bambu hingga berbentuk lembar-lembar tipis macam kertas. Kemudian ditaburi biji wijen sebagai penambah rasa, sebelum benar-benar kering kena panas matahari.

Cara penyajiannya sederhana tapi mengundang selera. Lembar-lembar Khai Paen dipotong-potong pakai gunting, lalu digoreng dalam minyak panas. Tak perlu sampai berubah warna jadi kecokelatan. Warnanya harus tetap hijau. Fungsi minyak panas cuma buat memperkuat rasa dan membuatnya lebih crispy.

Sebelum disantap, ambil sekepal khao niaw [nasi ketan] dari dalam wadah nasi yang terbuat dari anyaman bambu, lalu sobek Khai Paen yang sudah digoreng dan keduanya disantap bersamaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s